KETERAMPILAN DASAR KONSELING

28 Apr

TEKNIK-TEKNIK DASAR KONSELING
A. Keterampilan Komunikasi
Teknik dasar komunikasi yang diperlukan dalam proses konseling digolongkan menjadi 15 teknik yaitu :
a. Opening
Opening (Pembukaan) merupakan teknik untuk membuka atau memulai wawancara atau hubungan konseling
Hal-hal yang harus diperhatikan :
1. Penghormatan
1.1 Penyambutan :
• Verbal
• Non Verbal
2. Pembicaraan Topik Netral
Topik netral adalah bahan pembicaraan yang sifatnya umum dan tidak menyinggung perasaan klien. Bahan topik netral antara lain : kejadian-kejadian hangat, hobi, potensi lingkungan klien dan lain-lain. Pemindahan topik netral ke permulaan konseling dibagi menjadi dua, yaitu : menggunakan kalimat jembatan ( barangkali, sepertinya, kelihatannya, nampaknya, rupa-rupanya ), mengembangkan sebagian isi topik netral.

b. Acceptence
Acceptence atau penerimaan adalah teknik yang digunakan konselor untuk menunjukkan minat dan pemahaman terhadap hal-hal yang dikemukakan klien.
Bentuk acceptence ada dua yaitu :
• Verbal
• Non verbal

c. Restatment
Restatment atau pengulangan kembali adalah teknik yang digunakan konselor untuk mengulang atau menyatakan kembali pernyataan klien yang dianggap penting. Pengulangan harus persis tidak boleh menambah atau menguranginya.Intonasi konselor harus variatif dengan memperhatikan pernyataan klien.

d. Reflektion of Feeling
Reflektion of feeling ( pemantulan perasaan ) adalah teknik yang digunakan konselor untuk memantulkan perasaan atau sikap yang terkandung dalam pernyataan klien. Respon konselor didahului kata-kata pendahuluan seperti : agaknya, sepertinya, tampaknya, kedengarannya. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah : stereotip, pemilihan waktu, pemilihan perasaan dan penggunaan bahasa.

e. Reflektion of Experience
Reflektion fo experience atau memantulkan pengalaman adalah memantulkan pernyataan klien yang berbeda atau bertentangan.

f. Sharing of Experience
Sharing of experience adalah pernyataan diri konselor kepada klien dengan menggunakan kata “saya” untuk diri klien.

g. Clarification
Clarification ialah teknik yang digunakan mengungkapkan kembali isi pernyataan klien dengan menggunakan kata-kata baru dan segar. Respon konselor didahului oleh kata-kata pendahuluan misalnya : pada dasarnya, pada pokoknya, pada intinya, singkat kata, dengan kata lain, dan sebagainya.

h. Structuring
Structuring adalah teknik yang digunakan konselor untuk memberikan batas-batas agar proses konseling berjalan pada jalan yang semestinya. Jenis-jenis structuring antara lain :
• Time limit : time limit dari klien, time limit dari konselor
• Role limit ( Pembatasan Peran )
• Problem Limit ( Pembatasan Masalah )
• Action Limit ( Pembatasan Tindakan )
i. Lead
Lead adalah teknik yang digunakan konselor untuk mengarahkan pembicaraan dari satu hal ke hal lain secara langsung. Lead dibagi menjadi dua jenis, yaitu : lead umum dan lead khusus.

j. Silence
Silence adalah teknik yang digunakan konselor untuk menciptakan hening sejenak dalam proses wawancara konseling. Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada klien untuk istirahat atau mereorganisasi pikiran dan perasaannya atau menyusun kalimat yang akan dikemukakan selanjutnya.

k. Reassurance
Reassurance adalah teknik yang digunakan untuk memperkuat atau mendukung pernyataan positif klien agar ia menjadi lebih yakin, percaya diri, dan tabah dalam menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan bagi dirinya. Jenis-jenis reassurance antara lain :
• Prediction Reassurance : penguatan terhadap pernyataan atau rencana positif yang akan dilaksanakan klien.
• Posdiction Reassurance : penguatan konselor terhadap tingkah laku positif yang telah dilakukan klien dan tampak hasilnya.

l. Rejection
Rejection adalah teknik yang digunakan oleh konselor melarang klien secara tersamar maupun secara langsung untuk melanjutkan rencana yang akan membahayakan atau merugikan pihak lain maupun dirinya sendiri.

m. Advice
Advice adalah teknik yang digunakan konselor untuk memberikan nasehat atau saran kepada klien agar ia menjadi lebih jelas atau lebih pasti mengenai apa yang akan dikerjakan. Jenis advice dibagi menjadi tiga, yaitu : advice langsung , advice persuasif, advice alternatif.

n. Summary
Summary adalah teknik yang digunakan oleh konselor untuk menyimpulkan apa yang telah dikemukakan dalam proses wawancara konseling. Kesimpulan dibagi menjadi dua, yaitu : kesimpulan bagian dan kesimpulan akhir atau keseluruhan.

o. Terminition
Terminition adalah teknik yang digunakan oleh konselor untuk mengakhiri wawancara konseling, baik mengakhiri untuk dilanjutkan pada pertemuan berikutnya maupun mengakhiri karena wawancara konseling telah betul-betul selesai. Cara penggunaannya adalah berpedoman pada structuring, menggunakan summary akhir, mengingatkan klien akan tugas-tugas yang hendak dilakukan sebelum pertemuan yang akan datang, dan memberikan tugas atau PR kepada klien.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: