konsep dasar BK

28 Apr

A. Pengertian Bimbingan dan Konseling
Bimbingan ialah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa orang individu,baik anak-anak, remaja, maupun dewasa agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi oleh klien.
Bimbingan konseling adalah suatu proses pemberian bantuan kepada klien dalam menghadapi masalahnya yang bertujuan untuk memandirikan klien dimana keputusan akhir berada ditangan klien.

B. Tujuan Bimbingan dan Konseling
Dengan adanya proses konseling, klien dapat :
• Mendapat dukungan selagi klien memadukan segenap kekuatan dan kemampuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi
• Memperoleh wawasan baru yang lebih segar tentang berbagai alternative, pandangan dan pemahaman-pemahaman,serta keterampilan-keterampilan baru.
• Menghadapi ketakutan-ketakutan sendiri;mencapai kemampuan untuk mengambil keputusan dan keberanian untuk melaksanakannya; kemampuan untuk mengambil resiko yang mungkin ada dalam proses pencapaian tujuan-tujuan yang dikehendakinya.

C. Asas-Asas Bimbingan dan Konseling
Dalam penyelenggaraan pelayanan bimbingan dan konseling terdapat ketenyuan-ketentuan yang harus diterapkan dalam penyelenggaraan pelayanan yang disebut asas-asas bimbingan dan konseling.
Asas-asas yang dimaksud antara lain :
• Asas kerahasiaan
Segala sesuatu yang dibicarakan klien kepada konselor tidak boleh disampaikan kepada orang lain, atau lebih-lebih hal atau keterangan yang tidak boleh atau tidak layak diketahui orang lain.
• Asasa Kesukarelaan
Proses bimbingan dan konseling harus berlangsung atas dasar kesukarelaan, baik dari pihak si terbimbing atau klien, maupun dari pihak konselor.
• Asasa Keterbukaan
Individu yang membutuhkan bimbingan diharapkan dapat berbicara sejujur mungkin dan berterus terang tentang dirinya sendiri sehingga dengan keterbukaan ini penelaahan serta pengkajian berbagai kekuatan dan kelemahan si terbimbing dapat terlaksanakan.
• Asas Kekinian
Masalah individu yang ditanggulangi ialah masalah-masalah yang sedang dirasakan bukan masalah yang lampau, dan juga bukan masalah yang mungkin akan dialami dimasa yang akan datang.
• Asas Kemandirian
Pelayanan bimbingan dan koseling bertujuan menjadikan siterbimbing dapat berdiri sendiri, tidak tergantung pada orang lain atau tergantung pada konselor.
• Asas Kegiatan
Uasaha bimbingan dan konseling tidak akan memberikan buah yang berarti bila klien tidak melakukan sendiri kegiatan dalam mencapai tujuan bimbingan dan konseling.
• Asas Kedinamisan
Usaha pelayanan bimbingan dan konseling menghendaki terjadinya perubahan pada diri klien, yaitu perubahan tingkah laku kea rah yang lebih baik.
• Asas Keterpaduan
Pelayanan bimbingan dan konseling berusaha memadukan sebagai aspek kepribadian klien. Di samping keterpaduan pada diri klien, juga harus diperhatikan keterpaduan isi dan proses layanan yang diberikan.
• Asas Kenormatifan
Usaha bimbingan dan koseling tidak boleh bertentangan dengan norma-norma yang berlaku, baik ditinjau dari norma agama, norma adat, norma hokum/Negara, norma ilmu, maupun kebiasaan sehari-hari.
• Asas keahlian
Usaha bimbingan konseling perlu dilakukan asas kehlian secara teratur dan sistematik dengan menggunakan prosedur, teknik dan alat (instrumentasi bimbingan dan konseling) yang memadai.
• Asasa Alih Tangan
Dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling, asa alih tangan jika konselor sudah mengerahkan segenap kemampuannya untuk membantu individu, namun individu yang bersangkutan belum dapat terbantu sebagaimana yan diharapkan, maka konselor dapat mengirim individu tersebut kepada petugas atau badan yang lebih ahli.
• Asas Tutwuri Handayani
Asas ini menunjuk pada suasana umum yang hendaknya tercipta dalam rangka hubungan keseluruhan antara konselor dank lien.

D. Jenis Layanan Dan Kegiatan Bimbingan Dan Konseling
• Layanan Orientasi
Layanan Orientasi adalah layanan bimbingan yang dilakukan untuk memperkenalkan siswa baru dan atau seseorang terhadap lingkungan yang baru dimasukinya.
• Layanan Informasi
Layanan informasi bermaksud memberikan pemahaman kepada individu-individu yang berkepentingan tentang berbagai hal yang diperlukan untuk menjalani suatu tugas atau kegiatan, atau untuk menentukan arah suatu tujuan atau rencana yang dikehendaki.
• Layanan Bimbingan Belajar
Layanan bimbingan belajar dilaksanakan melalui tahap-tahap : (a) pengenalan siswa yang mengalami masalah belajar, (b) pengungkapan sebab-sebab timbulnya masalah belajar, dan (c) pemberian bantuan pengentasan masalah belajar.
• Layanan Konseling perorangan
Layanan konseling perorangan merupakan layanan konseling yang diselenggarakan oleh seorang konsel terhadap seorang klien dalam rangka pengentasan masalah pribadi klien.
• Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok
Apabila konseling perorangan menunjujkan layanan kepada individu atau klien orang-perorangan, maka bimbingan dan konseling kelompok mengarahkan layanan kepada sekelompok individu.

E. Fungsi Bimbingan dan Konseling
Fungsi bimbingan dan konseling ditinjau dari kegunaan atau manfaat, ataupun keuntungan-keuntungan apa yang diperoleh melalui pelayanan tersebut. Fungsi tersebut adalah:
• Fungsi pemahaman
Pemahaman yang sangat perlu dihasilkan oleh pelayanan bimbingan dan konseling adalah pemahaman tentang diri klien beserta permasalahannya oleh klien sendiri dan oleh pihak-pihak yang akan membantu klien,serta pemahaman tentang lingkungan klien oleh klien.
• Fungsi Pencegahan
Bagi konselor professional yang misi tugasnya dipenuhi dengan perjuangan untuk menyingkirkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi perkembangan individu, upaya pencegahan tidak sekedar merupakan ide yang bagus, tetapi adalah suatu keharusan yang bersifat etis.
• Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan
Fungsi pemeliharaan berarti memelihara sesuatu yang baik yang ada pada diri individu, baik hal itu merupakan pembawaan maupun hasil-hasil perkembangan yang telah dicapai selama ini.
Dalam pelayanan bimbingan dan konseling, fungsi pemeliharaan dan pengembangan dilaksanakan melalui berbagai pengaturan, kegiatan, dan program.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: